Sejarah

 

Inilah perjalanan PORSENI BUMN dari masa ke masa. Sebuah ajang solidaritas BUMN dan Kementerian BUMN yang di selenggarakan oleh Forum Humas BUMN. Dimulai pada tahun 2007 dengan nama “BUMN Executive Soccer Tournament” yang hanya mempertandingkan satu cabang olahraga, yaitu sepak bola.

2008, ajang kompetisi olahraga BUMN ini, berkembang menjadi empat cabang olahraga dan dinamakan dengan “Pertandingan Olahraga Antar BUMN” atau “POR BUMN” serta mulai dipertandingkan.

2009, ajang kompetisi olahraga antar BUMN ini kembali bergulir dengan nama “POR-BEST BUMN 2009” yang mempertandingkan lima cabang olahraga.

2010, kompetisi olahraga antar BUMN ini kembali menambah satu cabang yang dipertandingkan, sehingga menjadi total enam cabang olahraga dan dinamai dengan “POR-BUMN 2010”.

Di tahun 2011, roda kompetisi antar BUMN ini kembali bergerak, dan lebih dimeriahkan dengan masuknya dua cabang olahraga tambahan, serta empat cabang seni, sehingga untuk pertama kalinya ajang ini dinamakan dengan “PORSENI BUMN 2011”.

Di tahun 2012, PORSENI BUMN bergulir kembali dengan mempertandingkan delapan cabang olahraga, tiga cabang seni, serta melibatkan 92 kontingen yang datang dari seluruh penjuru nusantara dengan tekad yang sama, berkompetisi untuk bersinergi.

Dengan meningkatnya animo peserta PORSENI BUMN yang terus meningkat sehingga pada tahun 2013, ajang  kompetisi ini diikuti oleh 100 BUMN yang siap bertarung dalam delapan cabang olahraga dan 3 cabang kesenian.

PORSENI BUMN 2014, Ajang kompetisi yang diadakan untuk ke-tujuh kalinya ini kembali bergulir dengan bertambahnya tiga cabang olahraga dan satu cabang seni sehingga total yang dipertandingkan sejumlah 11 cabang olahraga dan 4 cabang seni.

Di tahun 2015, Sebanyak 119 BUMN di bawah naungan Kementerian BUMN ikut berpartisipasi dalam penyelenggaraan kegiatan olahraga dan seni yang telah memasuki tahun kedelapan ditahun ini. Dengan 8 cabang olahraga dan bertambahnya 1 cabang seni sehingga total menjadi 5 cabang seni yang dipertandingkan.

2016, merupakan rangkaian perhelatan PORSENI BUMN yang ke-9 kalinya diselenggarakan. Dengan mengedepankan prestasi dan sportivitas ini, mempertandingkan 9 cabang olahraga dan 5 cabang seni.

Mengulang kesuksesan di tahun 2016, pelaksanaan PORSENI BUMN 2018 yang ke-10 kembali mempererat tali silaturahmi yang dibungkus dengan semangat kompetisi sehat di bidang olahraga dan kesenian.  Dengan mempertandingkan 9 cabang olahraga dan bertambahnya 5 cabang seni sehingga total menjadi 10 cabang seni ini menjadi gambaran akan Perusahaan BUMN yang selalu mendedikasikan dirinya sebagai bentuk “Sinergi Prestasi Bakti”. Dan kemeriahan ajang kompetisi ini, terbukti dari 4500 total keseluruhan yang terlibat, terdiri dari atlet, talent, dan official bumn. Serta 500 panitia, juri dan wasit.

Pandemic Covid-19 menjadi petaka dunia yang tidak pernah terbayangkan sebelumnya oleh semua orang di seluruh dunia. Dampak negatif yang muncul dari fenomena ini sangat beragam, dan hampir menyerang semua aspek kehidupan. Ekonomi, politik, social, kesehatan dan pendidikan.

Begitu pun dengan perhelatan PORSENI BUMN yang sempat vakum karena fenomena tersebut. Namun di tahun 2023, ajang kompetisi yang menjadi bagian dari rangkaian 25 tahun Kementerian BUMN ini kembali bangkit dan menggaungkan semangatnya untuk terus melakukan inovasi perubahan yang signifikan. Seperti perubahan pada nama kegiatan PORSENI menjadi BUMN FEST, yang diharapakan kegiatan ini dapat berlangsung secara festival, dengan mengangkat festival budaya berupa olahraga tradisional yang akan dipertandingkan.

Selain antar BUMN, ajang kompetisi ini menjadi sejarah pertama kali diadakannya untuk antar klaster yang diikuti oleh 12 klaster. Dengan bertambahnya jumlah perlombaan yang dipertandingkan yaitu 7 cabang olahraga, 2 cabang olahraga tradisional, Cabang E-Sport, 3 Cabang Seni dan 2 perlombaan aktivasi, diharapkan dapat menyatukan kebersamaan dan menggerakan semangat juara di lingkungan Kementerian BUMN.

Untuk itu Forum Humas BUMN mempersembahkan, “BUMN FEST 2023”, Tunjukkan Semangatmu!.